Kalimantaninvestigasi.com – Kisah relawan dari Komplek Pondok Asas Residence Desa Bincau Muara, Kecamatan Martapura Kota, melayani jemaah momen 5 Rajab Sekumpul, cukup mengesankan. Betapa tidak? Baru pertama kali membuka dapur umum untuk melayani konsumsi jemaah, di waktu yang bersamaan, mereka semua harus menghadapi banjir tahunan. Di satu sisi mereka harus menyiapkan makanan dengan jumlah ribuan bungkus, namun di sisi lain mereka juga harus mengamankan keluarga dan perabot rumah tangga dari air yang terus meninggi di rumah-rumah mereka.
Satu bulan sebelum memasuki bulan Rajab 1447 hijriah, kabar gembira telah menghampiri warga Komplek Pondok Asas Desa Bincau Muara. Melalui seorang warga bernama H Hatta, mereka mendapat kepercayaan untuk mendirikan dapur umum. Mareka mendapatkan bantuan dari para dermawan, berupa 1 ekor sapi, 4 karung beras, puluhan dus air mineral, uang untuk pembelian rempah-rempah serta sejumlah kebutuhan lainnya untuk dapur umum.
Dapur umum ini didirikan untuk menyiapkan makanan bagi jemaah yang ingin menghadiri Momen 5 Rajab di Musala Ar Raudhah, Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani di Sekumpul Martapura pada Minggu malam, 28 Desember 2025.
Beberapa minggu sebelum Hari-H, sebagian warga sudah mulai melakukan persiapan. Seperti membeli rempah-rempah, menerima bantuan beras dan kebutuhan lainnya. Kala itu, cuaca tidak menunjukkan tanda-tanda akan datangnya hujan lebat. Namun, 4 hari sebelum tanggal 28 Desember, hujan mulai intens. Jalan lingkungan yang semula kering, perlahan tertutup oleh air pasang.
Kemudian warga memutuskan untuk memotong sapi yang sudah datang sepekan sebelumnya pada H-3, tepatnya Jumat, 26 Desember 2025. Tak disangka, keesokan harinya, hujan tak kunjung reda, lingkungan Komplek Pondok Asas terendam, seluruh rumah penduduk setempat terendam.

Bangunan dapur umum yang didirikan lebih tinggi menjadi satu-satunya harapan untuk bisa memasak dan mempersiapkan ribuan nasi bungkus. Persis seperti dugaan sebelumnya, relawan terpaksa harus memindah tempat memasak pada tiga lokasi. Tadinya memasak di teras rumah warga setempat, namun hanya sehari, teras itu pun terendam air. Kemudian warga berpindah ke teras rumah penduduk lainnya yang agak tinggi, namun hanya setengah hari, teras itupun terendam.
Akhirnya, warga memindahkan tempat memasak di bangunan dapur umum yang berkonstruksi bangunan papan. Semangat dan jerih payah warga setempat untuk menyiapkan ribuan nasi bungus tidak kendor. Pelan-pelan, namun pasti warga mulai membungkus nasi-nasi yang dipersiapkan untuk jemaah.
Mulai H-2, Sabtu, 27 Desember 2025, relawan sudah mulai membagikan makanan berupa nasi bungkus ke jemaah-jemaah yang tersebar, baik di lingkungan komplek maupun di luar komplek. Lebih mengesankan, warga rela membagi nasi-nasi bungkus dalam situasi kebanjiran dengan menggunakan pelampung berupa ban bekas, maupun di tengah guyuran hujan lebat.
Mereka bergiliran mempersiapkan makanan untuk jemaah. Kadang sebagian yang membungus nasi, sebagian lainnya mengamankan keluarga dan perabot rumah mereka dari kebanjiran. Ikhtiar mereka untuk menjamu jemaah Momen 5 Rajab tidak kendor, mulai H-2, H-1 hingga H-H, makanan terus dibagikan hingga mencapai kurang lebih 2.000 bungkus.
Kekompakan relawan dari Komplek Pondok Asas Desa Bincau Muara ini perlu diacungi jempol. Mereka saling mengerti dengan keadaan masing-masing. Terkadang sebagian harus meninggalkan posko dapur umum untuk menjaga rumah-rumah mereka yang kebanjiran, sebagian lainnya tetap bertahan di dapur umum meski harus meninggalkan rumah dalam kondisi terendam.
“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan amanah para dermawan yang telah menyerahkan bantuan berupa sapi, beras dan lainnya untuk dimasak menjadi nasi bungkus, kemudian disalurkan kepada para jemaah Momen 5 Rajab. Kita ucapkan terima kasih kepada saudara H Hatta, para dermawan yang sudah mempercayakan amanah kepada relawan Komplek Pondok Asas Desa Bincau Muara. Mudah-mudahan kebaikan dan amal sedekahnya diterima Allah dan mendapat ganjaran dari Allah subhanahu wa ta’ala,” demikian ungkap Ketua Komplek Pondok Asas, Denny Setiawan.(dsn)












